yang membuat mereka tidak disukai oleh rekan sejawatnya.
Apalagi kalau bukan BLOCKING atau bahasa yang lebih halus 'membatasi' kegiatan para staff dengan tujuan agar lebih produktif dalam bekerja.
Saat ini saya sudah selesai membangun server SAMBA untuk memudahkan para karyawan berbagi file dalam jaringan lokal atau LAN.
Dengan Kapasitas Hardisk 1 Terabyte untuk saat ini saya rasa masih memadai dengan catatan tidak semua jenis file bisa di upload jadi harus di 'batasi'.
Karena ada satu divisi dalam perusahaan tempat saya bekerja yang mengharuskan mereka menyimpan file-file windows installer berextention .exe yang
mana file ini rata-rata berukuran besar antara 300Mb - 400Mb per file.
Untuk itu disediakanlah penyimpanan media penyimpanan yang besar sehingga tidak membebani pc/laptop masing-masing karyawan dengan data yang sama.
Permasalahannya adalah bagaimana membatasi media penyimpanan tersebut sehingga hanya file-file yang valid yang boleh disimpan di samba server?.
Awalnya saya membuat script yang akan mencari file yang berextensi selain .exe dalam directory samba kemudian mengHAPUS nya bila ditemukan.
Hanya saja ada 1 kelemahannya apabila saya merubah nama file sebagai contoh upin-ipin_movies.avi menjadi upin-ipin_movies.exe maka script tidak
akan bisa membedakannya alias file tersebut tidak akan terhapus karena sudah ber extensi .exe.
Ada satu cara untuk mendeteksi file TIDAK berdasarkan ektensi nya tapi berdasarkan MIMETYPE,
Berikut contohnya:
mime type nya sebagai : video/x-flv
Berikut nya file dengan extensi .exe
Terdeteksi mimetype sebagai : application/octet-stream
Berikut script lengkap pendeteksi mime type
1: ## script begin ##
2: #!/bin/bash
3: find /mnt/storage/SAMBA/ -type f | while read i;
4: do
5: [ x"$(file --mime-type -b "$i")" != xapplication/octet-stream ] && rm "$i";
6: done
setelah selesai masukan script kedalam crontab untuk di execute setiap hari sekali atau gampangnya masukan saja kedalam /etc/cron.daily selesai deh :)
Selamat Bekerja.


